cerita inspirasi 2

Dhea Rahmaniah

H44100118

Cerita Inspiratif 2

Cerita ini tentang ibuku, aku bangga pada nya karena cara beliau mengajari putra-putrinya bukan dengan perkataan bahwa kalian harus begini, atau kalian harus begitu, kalian tidak boleh begini atau kalian tidak boleh begitu. Tapi, beliau mengajari kami anak-anaknya dengan caranya sendiri, yaitu memberi contoh yang nyata bagi anak-anaknya dengan bagaimana beliau melakukan hal-hal yang baik.

Di lingkungan sekitarnya pun beliau termasuk orang yang disegani oleh orang sekitar, kesulitan yang dihadapinya hampir tidak pernah terlihat di luar. beliau sangat menginspirasi saya untuk selalu berbuat baik, lakukan segala sesuatu dengan kesungguhan dan tidak pernah setengah-setengah, banyak hal yang membuat beliau menginspirasi saya, bukan dengan perkataan tapi dengan perbuatan, karena tanpa perbuatan kata-kata pun takkan ada hasilnya.

Posted in Uncategorized | Leave a comment

cerita inspirasi

Dhea Rahmaniah

H44100118

Cerita Inspiratif

Cerita ini tentang seorang ibu yang bekerja sendiri untuk menghidupi ke 4 anaknya. Beliau di tinggal wafat oleh suaminya 40 hari setelah beliau melahirkan anak terakhirnya. Anak pertamanya seorang wanita, yang ke 2 dan 3 seorang pria dan yang terakhir seorang wanita.

Tanpa putus asa dan menyerah sang ibu tetap berusaha membesarkan anak-anaknya walaupun itu tidak mudah. Beliau bekerja sebagai laboran di salah satu perguruan tinggi negeri di Indonesia.

Alhamdulillah, beliau sanggup dan berhasil mendidik anak-anaknya sampai memperoleh gelar sarjana. Anaknya yang pertama sampai yang ke 3 telah lulus program sarjana di IPB, yang pertama sudah menikah memiliki 3 orang anak, yang ke 2 juga sudah menikah dan memiliki 2 orang anak, dan yang ke 3 sudah lulus dan sedang menjalankan usaha yang dirintisnya bersama temannya. Sedangkan anaknya yang terakhir baru masuk perguruan tinggi negeri.

Sang ibu tanpa lelah bekerja untuk menghidupi anak dan dirinya. Alhamdulillah, perjuangannya di beri hadiah oleh Allah.swt dan diberi apresiasi di tempatnya bekerja, di pertengahan tahun 2009 beliau terpilih sebagai Laboran Berprestasi tingkat Nasional di usianya yang sudah tidak muda lagi. Saya bangga pada sang ibu, karena beliau adalah ibukuĀ  sendiri. Beliau yang telah membesarkanku dan tetap konsisten pada apa yang di kerjakannya.

Ini membuatku sadar bahwa hal yang baik telah menunggu kita di depan, tidak perlu menunggu sampai berapa jumlah usia kita, tapi yang terpenting lakukan apa yang harus kita lakukan dan selalu berusaha untuk melakukan yang terbaikpada apa yang kita kerjakan akan menghasilkan hal yang baik pula. Kita akan merasakannya pada saat kita telah melakukannya.

Posted in Uncategorized | Leave a comment